Sajadah Cinta

Saat dua sajadah itu sudah tersusun rapi, dengan lembut ku sentuhkan bibirku di keningmu. Itulah tiap hari caraku membangunkanmu dan kau pun membalas dengan ciuman lembut yang mendarat di bibirku. “Mari kita gelar rasa syukur dan sayang kita bersama-sama malam ini imamku” kataku lembut. “Aku bersyukur bisa dilimpahkan rizki seorang bidadari solehah sepertimu istriku ” sahut imamku lembut.

Pilu rasanya mengingat saat-saat itu dan tak sabar rasanya ingin bertemu imamku yang jauh disana namun terasa dekat di hati. Dan kita memang sangat dekat  hingga monitor EKG itu menunjukkan garis yang datar dan kau pun menjemputku sayang…………………

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: