Sekedar Penghibur Hati

Sekedar coretan dari orang yang kampungan..
Semoga bisa menghibur hati yang kesepian….

Teruntuk jiwa yang masih sendiri..

Ketika usia mulai beranjak dewasa,
kadang kala terbersit sebuah fikiran bahwa hidup tak bisa terus-terusan sendirian..

Ketika usia sudah kepala dua,
kadang kala melihat teman, tetangga, ataupun keluarga yang sedang bersanding di pelaminan, membuat hati menjadi tak karuan, timbul sebuah pertanyaan, “aku sendiri kapan ?”

Wahai jiwa yang masih sendiri..

Tak usah khawatir dengan kesendirianmu yang sekarang, walau zaman semakin berubah, namun fitrah manusia tetap tak akan berubah, bahwa kalau sudah tiba saatnya,, mereka akan hidup berpasangan tak lagi sendirian.
Dan burung-burung pun berpasangan, apalagi manusia yang sudah diciptakan dengan sebaik-baik penciptaan…

Wahai jiwa yang masih sendiri..

Jika ternyata realita menunjukkan kamu masih sendiri, dan kamu sendiri masih tidak tahu siapa yang bakal menjadi halal untukmu, maka tanamkanlah kuat-kuat sabar di dalam dadamu…

Wahai jiwa yang masih sendiri..

Jangan biarkan sabar di dalam dadamu lepas, tetap lah bersabar hingga kamu menyadari bahwa semuanya akan indah pada waktunya, seperti ulat yang jika pada waktunya akan berubah menjadi kupu-kupu yang indah dan elok rupanya…

Wahai jiwa yang masih sendiri..

Yakinlah hatimu dan percayalah bahwa setiap manusia sudah Allah ciptakan pasangannya masing-masing, dan itu sudah ditentukan bahkan sejak kita berada dalam kandungan. Jika kita sedang menunggu dan menanti seseorang yang akan menjadi pasangan kita, maka di sebuah tempat, entah di mana, di desa, di kota atau di manapun berada juga ada seseorang yang sudah dipilihkan Allah, yang juga sedang menanti kita untuk menjadi pasangannya, tuk menemani di sebagian hidupnya. Dan bila saatnya tiba, pasangan itu akan bersatu menjadi sebuah keluarga yang diikat dalam sebuah ikatan pernikahan…

Wahai jiwa yang masih sendiri..

Meskipun kamu mungkin tidak pernah merasakan yang namanya hubungan berpacaran, yakinlah tak ada hubungan percintaan paling indah selain ikatan pernikahan. Bukankah tujuan akhir dari sebuah hubungan laki-laki perempuan adalah hubungan pernikahan.

Dan sungguh pernikahan jauh lebih membahagiakan. Di mana apa yang sebelumnya dilarang berubah diperbolehkan. Di mana apa yang sebelumnya diharamkan berubah menjadi pahala yang tentu menguntungkan…

Bukankah hal itu benar-benar lebih membahagiakan…

Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan…..

Semoga selalu mendapat petunjuk dan hidayah dari yang maha pengasih lagi maha penyayang…

repost by Nuri

2 Komentar

  1. kenuzi50 said,

    Juni 27, 2012 pada 6:13 pm

    berkunjung, semoga menjadi teman berbagi… salam kenal sahabat.

    • Nuriana Albanjary said,

      Juli 5, 2012 pada 10:26 pm

      salam kenal juga…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: