Malam itu…

Tik-tok-tik-tok…

detak detik jam dinding, jam tangan dan jam-jam yang lain

di seisi ruangan kosong dan gelap di kala jam 2 malam

ayam berkokok

pertanda para Malaikat mulai beraksi

mencatat siapa saja yang meluangkan waktunya

saat mata 5 watt, di usahakan mejadi 100 watt

Sungguh…irama sirkardian yang tak bisa tertolak

saat ujung-ujung saraf perifer suhu

masih terasa dinginnya hawa gulita nya malam

Dia gerakkan hati hambaNya untuk bangkit

dari dunia lain yang sedang dijalankan

melanglangbuana di alam mimpi

hanya syukur yang keluar dari orisku

saat aku bisa menyentuh guyuran air dari keran

saat tak seorang pun beranjak dari pulau empuk

nan hangat sambil jalan-jalan di alam sebelah

Nikmat yang tak bisa di bandingkan dengan apa pun

aku dapatkan laksana dispneu dapatkan O2

laksana dahaga bertemu tetesan air

laksana dehidrasi temukan rehidrasi

sesak pun jadi lega sekali

ubun-ubun cekung pun menjadi cembung kembali

dan keriputpun menjadi kencang kembali

sungguh Kau pelepas dahaga

saat aku ribet dengan duniaku

lelah dengan semua rutinitasku

dan ku pun kembali Pada-Mu

dekap dan terima lah aku

berikan jalan atas keluh-kesahku

sukaku maupun dukaku adalah syukurku atasMu

jalan yang tercipta untukku

bak permadani hijau yang segarkan mata batinku

tak peduli oris yang lain berkata apa

tapi jalanku, seribet apa pun, aku tetap bersyukur

dan ku nikmati semua dariMu

Syukron Allah, atas semua yang tertakdir untukku…

_18-01-11_

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: