Satu kata di hati

kali pertama, aq menatap matanya, dia tengah bermain dengan jutaan kata-kata. saat aq mengetuk pintu, dia membukanya lebar, dan mempersilahkan aq masuk. ada banyak cerita yang dia suguhkan dari masa lalu kehidupannya kala itu. aq iri dengannya. benar-benar iri dengan cintanya yang segunung pada kata. aku ingin hadir dan menjadi bagian dari” ruang kata”-nya.

waktu berjalan, dan Tuhan benar-benar mengizinkanku masuk dalam ruangan warna warni itu. kejutan, goncangan, juga hembusan angin nakal, bergantian menerpa wajah kami. tapi kami tak goyah. jutaan kata-kata yang sejak awal mengisi udara di ruangan ini tak pernah lelah menguatkan kami. karena kata-kata itu kami mampu bertahan hingga belasan bulan purnama hadir.

kini, ketegaran itu harus memasuki tingkat yang lebih tinggi lagi. saat dimana, dia harus masuk ke ruang lain. ruangan yang bersekat-sekat, yang masing-masing terhubung satu sama lain. ruangan-ruangan itu berakhir pada satu ruangan besar yang ku sebut mimpi. di ruangan besar ini, aq tahu, aq hadir. namun, kehadiranku tidaklah mutlak. masih ada banyak hal yang harus dia perhatikan. satu, dua, dan belasan hal yang menyita konsentrasi lebih. aq ingat pernah mengatakan padanya, “akan ku biarkan kau menari setinggi langit,” dan kini saatnya aq penuhi kata-kata itu. aq rela dia menari, karena aq ingin melihatnya bahagia.

mungkin, aq tak seharusnya menuliskan ini. tapi jika tidak kutulis, aq akan sakit. kata-kata adalah obat mujarab untuk semua penyakit. rasanya aq juga perlu meminta maaf padanya, karena harus menyebut perasaan ini dengan istilah sakit. tapi, bukankah rindu bisa juga mengancam kesehatan atau setidaknya kenyamanan hidup seseorang. terlepas dari itu, aq tahu, rindu ini indah dalam prespektif yang lain. dan kini aq tengah mencoba memasuki perspektif  itu. dengan jutaan kata-kata di sekelilingku, aq tak akan takut melewati tahap ini. aq pasti melewatinya dengan hasil yang gemilang. percayalah padaku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: