Ibarat cahaya, itulah kau

Saat semua mata tertutup

Mataku terjaga dan mengikuti irama nocturnal

Terima kasih telah membuka kan mata

Di tengah kegelapan Irama ini

2 siklusmu

Gelap-terang-gelap-terang

Saat ku ingin siang dan ingin lebih terang

Tak bisa ku paksa lebih

Justru hitam dan malam

Tapi…

Dengan gelap ini lah aku bisa melihat

Dengan gelap ini lah Kau buka semua tabir

Dengan gelap ini lah ku tau arti Syukur akan cahayamu

Sedikit sungguh berarti

Banyak menimbulkan keserakahan

Berbuah mengubur diri sendiri hidup-hidup

2 lebih baik dan memang perlu

Sepasang kata yang selalu ku ingat

Aku pun inginkan semua

Amburadulnya hidup

Hanya karena berantakannya mengambil hikmah

Tuntun aku hingga cahaya kecil itu ku raih

Jauhkan aku dari sesatnya jalan yang mereka iring

2 lebih baik dan memang perlu

Bisikanlah ke auricula dan corku bocoran peta jalan itu

Kan ku ikuti dan luruskan aku perlahan

Dengan pelita yang kau punya

Biar cahayaku dan cahayamu

Bersatu dan menjadi cahaya yang sesungguhnya

Aku memang goyah

Tak setegar hati nuranimu

Kadang aku bingung dan dilema

Istikharah dan Hajat ku untuk itu

Petunjuk….ya…

Aku dapatkan hal itu

Tapi tetap saja…

Bisikan-bisikan dan cahaya yang aneh tak biasa

Selalu ada sepanjang ku telusuri riakan-riakan itu

Sebelum cahaya itu bersatu

Aku kan selalu gamang memilih

Tetesan yang jatuh di sudut mata

Kan ku jadikan saksi

Kegamangan hati

Mendapatkan cahaya-Mu itu

Berharap…Kau jagakan selalu cahaya itu

Hingga arahku tak lagi goyah

Seperti kalanya aku saat ini

Meniti dengan penuh gundah

Takut semuanya salah dan terulang

Bad memory…

I never know why…

But just don’t let me fall again

Only the wrong of other light

So simple but …

It make me stupid about the light…

Crying and crying again…

Tak manfaat, hanya makhluk…

Sungguh…Ibarat cahaya, itulah kau

Yang aku perlu saat ini

 

Selasa, 2 November 2010

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: