Dear Allah

Allah Engkau maha mengetahui

tak terkecuali hati yang tak jua luput dari pengetahuanMu

baik rasa yang melintas ataupun yang mendendap

dan semua itu adalah keagungan takdirMu

 

Engkau tahu bahwa kini di hati ini

bunga-bunga cinta menggusarkan jiwaku

aku jatuh cinta pada makhluk yang telah Engkau jadikan indah dalam pandanganku

ku tak ingin rasa ini menutupi pandangan qolbuku dari kekuasaanMu

 

Oh God …

what can I do …

should I keep this love to someone who has teased this heart

or should I disclose my heart

 

Duhai penunjuk jalan di kala hati tak tentu arah

Wahai cahaya terang di saat tiba kegelapan

bentangkan jalan pancarkan cahaya pada mata dan ruang hatiku

labuhkan perahu layar penuh ombak dan badai di dermaga keridloaanMu

 

kembali pada cinta …

apakah ini hanya ada dalam hatiku saja ataukah bunga cinta juga tumbuh di hatinya

jangan-jangan aku hanya bertepuk sebelah tangan saja … menyedihkan

 

Oh God …

what can I do …

should I keep this love to someone who has teased this heart

or should I disclose my heart I was in a confusion

 

cinta oh cinta

suatu waktu ketika aku memikirkanmu

mengumpulkan data atas mereka yang bahagia dan terluka karenamu

maka berdasarkan analisis hatiku aku menyimpulkan tentangmu

 

engkau hanyalah perspektif waktu

dan aku tak ingin terjebak dalam relativitasmu yang meenggelamkanku dalam hubungan linier semu

karena adanya diferensiasi yang disembunyikan dalam hati

probabilitas kebalikan sifatmu kadang tak terduga

mampu memunculkan determinasi hatiku dan hati dia nantinya

ku tak ingin hal itu menggugurkan validitas cintaku

karena hubungan yang positif dan signifikan adalah pengharapanku

 

ya Allahu yaa Rohmaan

Inni Audzubika Minal Hammi Wal Hazan

ya Allahu yaa rohiim irhamna

wa Inni asalukal qolbun salimun salaman

 

Aku mengerti bahwa rasa ini bukan sekedar lintasan

karena bunga-bunga cinta hatiku telah menumbuhkan putik-putik rindu

begitu susah rasa ini aku palingkan

Apalagi ketika malam datang, bayang hadirnya meramaikan kesendirian

 

once again

Oh God …

what can I do …

should I keep this love to someone who has teased this heart

or should I disclose my heart

 

Allah …

JIka suatu saat nanti telah terkumpul keberanian

sampai tersingkaplah rasa cinta ini padanya

Kumohon …

Arahkanlah hatinya untuk menerimanya

hingga indahnya bunga cinta mekar dengan sempurna

 

Namun jika dia menolaknya Lewat angin …

afirmasikanlah bahwa dia tak layak untukku

dan Engkau telah menyiapkan someone terbaik untuk diriku

yang akan engkau turunkan diantara bintang dan rembulan

 

Dan andai nanti dia menerimanya

maka vibrasikanlah penerimaan itu terhadap keluarganya

karena aku tak ingin cinta yang tak direstui

yang akan memberikan peluang bagi setan untuk membisikkan kawin lari

 

astaghfirullahal ‘adzim

 

Allah …

sungguh tak ada yang tahu kehendakMu

Bisa jadi Kau hembuskan cinta di hatiku dan dihatinya

namun tidak bagi wali yang mewakili dirinya

Jika itu terjadi …

hancurkanlah cinta

hancurkan rasa itu sebagaimana kau hancurkan kaum-kaum yang telah mendustakanMu

karena telah kupaksakan hati untuk mencintaimmu di atas cinta selainMu

 

but …

I hope in my heart

I want to meet him in one day one heart to be forever

Ya Allah perkenankan permohonan cintaku

 

Bila tlah kau catatkan dia akan jadi milikku

Satukanlah hatiku dan hatinya

Titipkanlah kepada kami bahagia yang abadi

Melayari hidup ini dengan ridlomu ilahi

 

Namun bila tlah kau takdirkan dia bukanlah milikku

Bawa jauh dia dari pandanganku.

Lenyapkanlah kebahagiaan saat dia disisihku

Dan pelihara diriku dari kecewa hatiku.

 

Tenangkanlah hatiku dengan lembut cintamu Dengan kasih sayangmu.

Agar ku merasakan indahnya karuniamu Yang kau anugerahkan untukku.

Janganlah kau biarkan aku hidup sendirian Membawaku di kegelapan dunia.

Maka berikanlah diriku pasangan yang beriman Agar aku dan dia dapat Setia tuk menyembahmu.

 

17 Oktober 2010 M/9 Dzulkaedah 1431

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: