KEHIDUPAN KETIGA SETELAH DIDIAGNOSIS “ANEMIA APLASTIK”

Mendengar kata “Anemia Aplastik” pasti jantung rasanya mau copot. Bayangkan saja, penyakit anemia yang paling berbahaya adalah Anemia Aplastik. Tentu saja karena pada Anemia Aplastik semua komponen darah rendah, dalam bahasa kedokteran sering disebut dengan istilah “Pansitopeni”. Saat membaca deskripsi mengenai penyakit ini pasti tak seorangpun mau mengalaminya termasuk saya sendiri.
Saya sendiri adalah seorang dokter umum yang tentunya sangat faham mengenai bahayanya penyakit ini, yakni pada penderita penyakit ini akan mudah terkena infeksi dan mudah mengalami perdarahan. Saat ini adalah kehidupan ketiga bagi saya semenjak dokter mendiagnosis saya menderita Anemia Aplastik. Kehidupan kedua saya saat saya didiagnosis Anemia Aplastik dan bertahun-tahun menjalani pengobatan dan Alhamdulillah saya bisa bertahan dari saya kuliah semester 3 yakni pada tahun 2007 hingga bisa menyelesaikan Coas (pendidikan profesi doker umum) hingga sumpah dokter. Dan itulah puncak kebahagiaan dimana saya bisa mempersembahkan gelar “dr” di depan nama saya untuk kedua orang tua saya. Meskipun begitu berat bagi saya untuk bisa sampai pada tahap itu dan berkali-kali menjalani cuti hingga berfikir untuk berhenti karena saya merasa begitu lelah dan sulit, tapi saya tetap berusaha hingga akhir dan Alhamdulillah saya berhasil berkat do’a dan dukungan semua pihak. Alhamdulillah.
Kehidupan saya semakin indah saat ada seorang laki-laki yang mau menerima saya apa adanya dan akhirnya menjadi imam buat saya dan anak saya Dzikrina Qamariyah Rus Aulia binti Muhammad Rizky Irsyadi. Ya, kenapa saya sebut kehidupan ketiga judul tulisan saya ? karena inilah perjuangan saya, perjuangan berat untuk memiliki keluarga yang utuh berupa ayah, ibu dan seorang anak.
Berat bagi saya menjalani hidup sebagai pasien Anemia Aplastik. Terapi yang diberikan dokter adalah kemoterapi dan saya sempat menjalani 3x kemoterapi pada tahun 2008. Saya tahu persis efeknya terapi ini yaitu kemungkinan besar mengalami kemandulan. Sampai saya pernah berniat untuk tidak menikah karena takut mengalami kemandulan, dan meskipun bisa hamil, saya takut anak saya mengalami kecacatan dan yang lebih menakutkan adalah saat melahirkan resiko terbesar adalah perdarahan dan bisa merenggut nyawa.
Tapi yang namanya jodoh tak bisa ditolak. Akhirnya pada tanggal 8 juli 2013, tepat 2 hari setelah saya menjalani sumpah dokter (6 juli 2013), saya menikah dan resepsi pernikahan saya berlangsung 1 dan 9 september 2013, 2 tempat terpisah yakni di rumah orang tua saya dan di rumah mertua saya. Saat itu perasaan saya campur aduk, ada senang tapi ada juga perasaan khawatir yang begitu besar dalam hati saya, apakah saya bisa hamil ? salah satu yang ditunggu oleh pasangan suami istri pada umumnya. Dan tepat sehari sebelum resepsi pernikahan saya telat satu minggu dan setelah di tes memang benar saya positif hamil. Saya sangat senang namun tetap bercampur rasa khawatir, apakah anak saya normal ? dan saya pun rutin USG tiap bulan dan pada usia kehamilan 6 bulan saya dan suami saya memutuskan untuk USG 4 dimensi dan dokter kandungan melakukan skrining seluruh organ janin saya. Dan Alhamdulillah dokter kandungan mengatakan anak saya sempurna dan sehat. Saya dan suami sangat senang namun lagi-lagi saya khawatir apakah saya bisa melahirkan normal ? mengingat hasil laboratorium saya menunjukkan penurunan drastis. Dan memang benar kekhawatiran saya terjawab, dokter kandungan menyarankan saya untuk operasi karena tim dokter mengkhawatirkan terjadi perdarahan dan dari hasil USG air ketuban kurang dalam bahasa kedokteran disebut oligohidramnion. Sedih rasanya karena tidak bisa melahirkan normal, tetapi apapun itu yang terpenting adalah keselamatan saya dan anak saya terjamin, dan yakin ini jalan yang terbaik yang disarankan oleh tim dokter.
Selama hamil saya rutin cek darah dan kondisi darah saya turun drastis. Seluruh anggota keluarga pun cemas melihat kondisi saya. Transfusi PRC dan trombosit pun dilakukan sebelum operasi. Saya sendiri sudah berusaha, bahkan dokter menyarankan supaya saya tidak bekerja selama hamil. Ya benar, saya tidak bekerja ± 1 tahun semenjak saya lulus menjadi dokter, saya fokus istirahat untuk menjaga kehamlian saya. Saat mau melahirkan saya patri dalam hati dan berdo’a “ Ya Allah, seandainya saya masih bermanfaat untuk orang lain, mohon pangjangkanlah umur saya, dan seandainya saya sudah tidak bermanfaat lagi, saya ikhlas kembali dan ambillah saya dalam keadaan Husnul Khotimah”. Hingga sesaat sebelum operasi saya meminta ridho kepada suami apabila terjadi sesuatu saat saya operasi melahirkan, namun saat itu suami saya tidak meng-Iya-kan, karena berharap semua akan baik-baik saja.
Dan tepat pada hari kamis tanggal 24 bulan 4 tahun 2014 pukul 11.12 wita, terdengar suara tangisan anak saya, saat itu saya hanya bius spinal sehingga bisa mendengar dan melihat malaikat kecil saya seorang putri yang cantik, kulit merah muda, mata belo dan hidung mancung seperti abahnya, rambut tebal bak topi. Alhamdulillah senang rasanya bisa memiliki peri kecil dalam hidup saya. Tetapi tidak lama setelah anak saya lahir, saya mulai merasa sesak dan nyeri dada dan saya pun tertidur saat proses operasi karena dokter anestesi menyuntikan obat tidur (Midazolam). Saat itu saya tidak mengerti kenapa saya bisa merasa sakit, hingga akhirnya operasi selesai dan saya mulai sadarkan diri dan yang terlihat adalah kantong darah pada tiang infus. Ternyata saat operasi berlangsung saya mengalami perdarahan hebat. Saat saya sadar, yang pertama kali saya lihat adalah suami saya dan mama dengan mata yang bengkak habis nangis sepertinya. Syukurlah semua berjalan lancar.
Saya pun kembali ke ruang perawatan dan sudah bisa makan dan minum, entahlah saat itu selera saya tinggi mungkin karena menyusui. Tetapi apa yag terjadi ? esok harinya usus saya tidak bergerak dalam bahasa kedokteran aperistaltik. Perut saya membesar dan terasa sangat sakit. Saya pun tidak bisa menyusui anak saya. Seluruh keluarga cemas karena saya sesak bernafas hingga akhirnya menggunakan oksigen sebagai bantuan untuk bernafas. Saya dan keluarga saya pun takut terjadi perdarahan pasca operasi dan seluruh keluarga berkumpul dan mendo’akan saya. Lagi-lagi saya berdo’a dalam hati “Ya Allah, seandainya saya masih bermanfaat untuk orang lain, mohon pangjangkanlah umur saya, dan seandainya saya sudah tidak bermanfaat lagi, saya ikhlas kembali dan ambillah saya dalam keadaan Husnul Khotimah”. Inilah resiko penderita Anemia Aplastik dan saya sudah mengira jauh-jauh hari dan saya berudaha Husnudzon kepada Allah. Semua pasti yang terbaik dari Allah. Dan benar saja, Allah menjawab do’a saya dan semua orang yang mendo’akan saya, esok harinya saya bisa buang angin dan buang air besar menandakan usus saya sudah kembali normal dan tidak terjadi perdarahan pasca operasi dan perut saya pun tidak kembung dan sakit lagi hingga seminggu di rumah sakit akhirnya saya diperbolehkan dokter pulang ke rumah.
Inilah kehidupan ketiga buat saya seorang penderita Anemia Aplastik. Saat ini saya bekerja di Puskesmas Sungai Jingah Banjarmasin Kalimantan Selatan sebagai Dokter Umum, Alhamdulillah saya masih bermanfaat bagi masyarakat. Tepat sudah 8 tahun saya menderita Anemia Aplastik. Alhamdulillah saya sekarang memiliki suami yang begitu pengertian dan perhatian dan Allah memberikan saya anugerah berupa seorang putri yang cantik kami beri nama Dzikrina Qamariyah Rus Aulia, suatu keajaiban dari Allah buat kehidupan saya, sempga anak saya selalu sehat lahir maupun batin dan semoga nanti di kehidupan mendatang saya bisa menjadi konsulen Hemato Onkologi, dokter khusus penyandang kelainan darah. Amiin Ya Robbal ‘Alamin.
Melalui Tulisan ini saya juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh tim yang membantu proses persalinan saya, dr.Adjar,Sp.OG, dr.Darwin,Sp.PD,KHOM, dr.Iwan Nuryawan, Sp.An dan dr.Pudji Andayani, Sp.A dan tim OK RSUD Ulin Banjarmasin serta tim ruang Aster D RSUD Ulin Banjarmasin.Good Job Guys. (by dr.Nuriana)

_MG_4077Abi, Umi dan Dzikrina @Museum Waja Sampai Kaputing (WASAKA), photo by Rizal

Cinta Sejati by Bunga Citra Lestari

Manakala hati menggeliat mengusik renungan

Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta

Suara semalam dan siang seakan berlagu

Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

 

Saat aku tak lagi di sisimu

Ku tunggu kau di keabadian

 

Aku tak pernah pergi selalu ada di hatimu

Kau tak pernah jauh selalu ada di dalam hatiku

Sukma ku berteriak menegaskan ku cinta padamu

Terima kasih pada Maha Cinta menyatukan kita

 

Saat aku tak lagi di sisimu

Ku tunggu kau di keabadian

 

Cinta kita melukiskan sejarah

Menggelarkan cerita penuh suka cita

Sehingga siapa pun insan Tuhan pasti tau

Cinta kita sejati

HabibieAinun

 

Cinta Jarak Jauh

iff

 By : John Eliaman Saragih
sonaha kabarmu na dob hutadingkon ham botou
tottu sehat do ham bani pangarapanku
age pe au daoh hun lambung mu cinta do au bamu
hasi pe cinta jarak jauh
*holongkin sai hu bamu lang
         dong jolma paduahon
ai lang pitah hata abang saragih on
sayang do au bamu ulang ham
         sangsi paima parohku boru purba
hata ku hubamu haholongan h
ulang ham mardua holong
sadokah ham hutadingkon
ingot ma in
halani na setia do au ijon
daoh pe jarak ta dohor do in botou
anggo sahata hita nadua

Rindu Sederhana

jemput aku dalam pandangan rindumu yang menggetarkan

panggil aku dalam suara sayangmu yang melenakan

biar ku tau .. biar ku rasa ..

bahwa pesan rindu dan sayangku yang terus ku senandungkan tlah membuatmu mengerti

betapa ku tak mampu lagi melihat keindahan langit lain … selain langit yang memayungi dirimu.

ruang mimpi memancarkan sinar indah berwarna warni

tembus jatuh berserakan sampai ke tepi bumi

kan kuperlakukan kau bak seorang raja

dan biar ku berpatut diri seindah indahnya untukmu dengan tutur, laku, dan gaun mimpi yang terindah bagai seorang bidadari dewangga yang melayani dengan penuh cinta.

ini semua untukmu wahai kekasih pujaan, terimalah.

inilah cara sederhanaku menyayangimu.

menyayangimu dari kejauhan.

merindumu dari bilik hati.

karena kutau .. ku tak mungkin ‘tertitipi’ dirimu

dan kau tak mungkin melupakan janji yang tlah terpahat mati.

26_07_2012

Kita

By Sheila on 7

Di saat kita bersama
Di waktu kita tertawa
Menangis merenung
Oleh cinta

Kau coba hapuskan rasa
Rasa dimana kau melayang jauh
Dari jiwaku Juga mimpiku

Biarlah, biarlah
Hariku dan harimu
Terbelenggu satu
Oleh ucapan manismu

Reff 1 :

Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t’lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina

Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa
Yang warnai Lembar jalan kita
Reguk dan teguklah
Mimpiku dan mimpimu
Terbelenggu satu
Oleh ucapan janjimu

Reff 2 :

Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t’lah percikkan rasa sayang
Akankah kita seirama
Saat terikat rasa hina

Kisah Klasik

by Sheila On 7

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tiada bertemu lagi
Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna waktu ini yang akan kita banggakan di hari tua

Reff:
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti…

Ke: Reff

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

Ibnu Ismail Al Jazari

Ilmuwan Muslim Penemu Konsep Robotika Modern. Al Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot…………..
”Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin” (Donald Hill). Kalimat di atas merupakan komentar Donald Hill, seorang ahli teknik asal Inggris yang tertarik dengan sejarah teknologi, atas buku karya ahli teknik Muslim yang ternama, Al-Jazari………… Al Jazari merupakan seorang tokoh besar di bidang mekanik dan industri. Lahir dai Al Jazira, yang terletak diantara sisi utara Irak dan timur laut Syiria, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat………… Al-Jazari merupakan ahli teknik yang luar biasa pada masanya. Nama lengkapnya adalah Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua belas. Ibnu Ismail Ibnu Al-Razzaz al-Jazari mendapat julukan sebagai Bapak Modern Engineering berkat temuan-temuannya yang banyak mempengaruhi rancangan mesin-mesin modern saat ini, diantaranya combustion engine, crankshaft, suction pump, programmable automation, dan banyak lagi………. Ia dipanggil Al-Jazari karena lahir di Al-Jazira, sebuah wilayah yang terletak di antara Tigris dan Efrat, Irak. Seperti ayahnya ia mengabdi pada raja-raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200 sebagai ahli teknik. Donald Routledge dalam bukunya Studies in Medieval Islamic Technology, mengatakan bahwa hingga zaman modern ini, tidak satupun dari suatu kebudayaan yang dapat menandingi lengkapnya instruksi untuk merancang, memproduksi dan menyusun berbagai mesin sebagaimana yang disusun oleh Al-Jazari. Pada 1206 ia merampungkan sebuah karya dalam bentuk buku yang berkaitan dengan dunia teknik…………. Beliau mendokumentasikan lebih dari 50 karya temuannya, lengkap dengan rincian gambar-gambarnya dalam buku, “al-Jami Bain al-Ilm Wal ‘Aml al-Nafi Fi Sinat ‘at al-Hiyal” (The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices). Bukunya ini berisi tentang teori dan praktik mekanik. Karyanya ini sangat berbeda dengan karya ilmuwan lainnya, karena dengan piawainya Al-Jazari membeberkan secara detail hal yang terkait dengan mekanika……… Dan merupakan kontribusi yang sangat berharga dalam sejarah teknik. Keunggulan buku tersebut mengundang decak kagum dari ahli teknik asal Inggris, Donald Hill (1974). Donald berkomentar bahwa dalam sejarah, begitu pentingnya karya Al-Jazari tersebut. Pasalnya, kata dia, dalam buku Al-Jazari, terdapat instruksi untuk merancang, merakit, dan membuat mesin………….. Di tahun yang sama juga 1206, al-Jazari membuat jam gajah yang bekerja dengan tenaga air dan berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Prinsip humanoid automation inilah yang mengilhami pengembangan robot masa sekarang……. Kini replika jam gajah tersebut disusun kembali oleh London Science Museum, sebagai bentuk penghargaan atas karya besarnya. Pada acara World of Islam Festival yang diselenggarakan di Inggris pada 1976, banyak orang yang berdecak kagum dengan hasil karya Al-Jazari. Pasalnya, Science Museum merekonstruksi kerja gemilang Al-Jazari, yaitu jam air……… Ketertarikan Donald Hill terhadap karya Al-Jazari membuatnya terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974, atau enam abad dan enam puluh delapan tahun setelah pengarangnya menyelesaikan karyanya.Tulisan Al-Jazari juga dianggap unik karena memberikan gambaran yang begitu detail dan jelas. Sebab ahli teknik lainnya lebih banyak mengetahui teori saja atau mereka menyembunyikan pengetahuannya dari orang lain………….. Bahkan ia pun menggambarkan metode rekonstruksi peralatan yang ia temukan.
Karyanya juga dianggap sebagai sebuah manuskrip terkenal di dunia, yang dianggap sebagai teks penting untuk mempelajari sejarah teknologi. Isinya diilustrasikan dengan miniatur yang menakjubkan. Hasil kerjanya ini kerap menarik perhatian bahkan dari dunia Barat……….
Dengan karya gemilangnya, ilmuwan dan ahli teknik Muslim ini telah membawa masyarakat Islam pada abad ke-12 pada kejayaan. Ia hidup dan bekerja di Mesopotamia selama 25 tahun. Ia mengabdi di istana Artuqid, kala itu di bawah naungan Sultan Nasir al-Din Mahmoud.
Al-Jazari memberikan kontribusi yang pentng bagi dunia ilmu pengetahuan dan masyarakat. Mesin pemompa air yang dipaparkan dalam bukunya, menjadi salah satu karya yang inspiratif. Terutama bagi sarjana teknik dari belahan negari Barat…………
Jika menilik sejarah, pasokan air untuk minum, keperluan rumah tangga, irigasi dan kepentingan industri merupakan hal vital di negara-negara Muslim. Namun demikian, yang sering menjadi masalah adalah terkait dengan alat yang efektif untuk memompa air dari sumber airnya………
Masyarakat zaman dulu memang telah memanfaatkan sejumlah peralatan untuk mendapatkan air. Yaitu, Shaduf maupun Saqiya. Shaduf dikenal pada masa kuno, baik di Mesir maupun Assyria. Alat ini terdiri dari balok panjang yang ditopang di antara dua pilar dengan balok kayu horizontal……
Sementara Saqiya merupakan mesin bertenaga hewan. Mekanisme sentralnya terdiri dari dua gigi. Tenaga binatang yang digunakan adalah keledai maupun unta dan Saqiya terkenal pada zaman Roma……..
Para ilmuwan Muslim melakukan eksplorasi peralatan tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih memuaskan. Al-Jazari merintis jalan ke sana dengan menguraikan mesin yang mampu menghasilkan air dalam jumlah lebih banyak dibandingkan dengan mesin yang pernah ada sebelumnya. …..
Al-Jazari, kala itu, memikul tanggung jawab untuk merancang lima mesin pada abad ketiga belas. Dua mesin pertamanya merupakan modifikasi terhadap Shaduf, mesin ketiganya adalah pengembangan dari Saqiya di mana tenaga air menggantikan tenaga binatang………
Satu mesin yang sejenis dengan Saqiya diletakkan di Sungai Yazid di Damaskus dan diperkirakan mampu memasok kebutuhan air di rumah sakit yang berada di dekat sungai tersebut………
Mesin keempat adalah mesin yang menggunakan balok dan tenaga binatang. Balok digerakkan secara naik turun oleh sebuah mekanisme yang melibatkan gigi gerigi dan sebuah engkol.
Mesin itu diketahui merupakan mesin pertama kalinya yang menggunakan engkol sebagai bagian dari sebuah mesin. Di Eropa hal ini baru terjadi pada abad 15. Dan hal itu dianggap sebagai pencapaian yang luar biasa………
Pasalnya, engkol mesin merupakan peralatan mekanis yang penting setelah roda. Ia menghasilkan gerakan berputar yang terus menerus. Pada masa sebelumnya memang telah ditemukan engkol mesin, namun digerakkan dengan tangan. Tetapi, engkol yang terhubung dengan sistem rod di sebuah mesin yang berputar ceritanya lain……..
Penemuan engkol mesin sejenis itu oleh sejarawan teknologi dianggap sebagai peralatan mekanik yang paling penting bagi orang-orang Eropa yang hidup pada awal abad kelima belas. Bertrand Gille menyatakan bahwa sistem tersebut sebelumnya tak diketahui dan sangat terbatas penggunaannya………
Pada 1206 engkol mesin yang terhubung dengan sistem rod sepenuhnya dikembangkan pada mesin pemompa air yang dibuat Al-jazari. Ini dilakukan tiga abad sebelum Francesco di Giorgio Martini melakukannya…….
Sedangkan mesin kelima, adalah mesin pompa yang digerakkan oleh air yang merupakan peralatan yang memperlihatkan kemajuan lebih radikal. Gerakan roda air yang ada dalam mesin itu menggerakan piston yang saling berhubungan……..
Kemudian, silinder piston tersebut terhubung dengan pipa penyedot. Dan pipa penyedot selanjutnya menyedot air dari sumber air dan membagikannya ke sistem pasokan air. Pompa ini merupakan contoh awal dari double-acting principle. Taqi al-Din kemudian menjabarkannya kembali mesin kelima dalam bukunya pada abad keenam belas……

Abu Bakar Muhammad bin Yahya bin ash-Shayigh

Ibnu Bajjah  atau lengkapnya Abu Bakar Muhammad bin Yahya bin ash-Shayigh merupakan filsuf dan dokter Muslim Andalusia yang dikenal di Barat dengan nama Latinnya, Avempace. Ia lahir di Saragossa di tempat yang kini bernama Spanyol dan meninggal di Fez pada 1138. Pemikirannya memiliki pengaruh yang jelas pada Ibnu Rushdi dan Yang Besar Albert. Kebanyakan buku dan tulisannya tidak lengkap (atau teratur baik) karena kematiannya yang cepat. Ia memiliki pengetahuan yang luas pada kedokteran, Matematika, dan Astronomi. Sumbangan utamanya pada filsafat Islam ialah gagasannya pada Fenomenologi Jiwa, namun sayangnya tak lengkap. Ekspresi yang dicintainya ialah Gharib  dan Motivahhed ekspresi yang diakui dan terkenal dari Gnostik Islam.

Semua benda bertasbih memuji-Nya, membuat seorang ilmuwan Amerika masuk Islam

Semua benda bertasbih memuji-Nya, membuat seorang ilmuwan Amerika masuk Islam

Pada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada.

Juga ketika lafad Allah terdengar, getaran di atas suara (ultrasonic / ultra sound) tersebut berubah menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditangkap oleh monitor. Mukjizat ini membuat seorang ilmuwan terkenal Amerika memilih masuk Islam.

Dilaporkan bahwa sebuah tim ilmuwan dari Amerika menemukan bahwa sebagian dari tumbuh-tumbuhan khatulistiwa juga mengeluarkan frekuensi di atas suara tersebut. Dan itu hanya dapat ditangkap oleh perangkat canggih.

Para ilmuwan ini selama tiga tahun melakukan penelitian dan melihat fenomena seperti ini membuat mereka tercengang sangat terheran-heran.

Para ilmuwan berhasil menganalisis denyutan atau detak suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhoiyah) dengan sebuah alat canggih yang bernama oscilloscope.

Akhirnya para ilmuwan tersebut bisa menyaksikan denyutan cahaya elektrik ini dapat diubah menjadi gelombang elektrik optik dan lebih dari 1000 kali dalam satu detik persekon berulang-ulang!

Prof. William Brown (alm.) yang memimpin para pakar sains untuk mengkaji fenomena tersebut mengisyaratkan setelah dicapainya hasil bahwasanya tidak ada penafsiran ilmiah atas fenomena tersebut.

Padahal seperti diakui oleh sang profesor bahwa pihaknya telah menyerahkan hasil penelitian mereka kepada universitas-universitas serta pusat-pusat kajian di Amerika dan Eropa, akan tetapi semuanya tidak sanggup menafsirkan fenomena bahkan semuanya tercengang tidak tahu harus komentar apa.

Saat tim ini membuktikan penemuan mereka di hadapan sebuah tim peneliti Inggris. Kebetulan dalam tim itu ada seorang yang beragama Islam.

Setelah melakukan uji coba selama lima hari, ilmuwan Inggris juga menjadi terkagum-kagum dengan apa yang mereka lihat. Namun, ilmuwan muslim ini mengatakan bahwa hal ini sudah diyakini oleh kaum muslimin sejak 1400 tahun yang lalu.

Mereka yang mendengar ucapan itu memintanya untuk lebih jauh menjelaskan masalah yang disebutnya. Ia kemudian membaca ayat dalam Al Qur’an yang berbunyi:

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS: Israa’: 44).

Tidaklah suara denyutan halus tersebut melainkan lafadz jalalah (nama Allah Subhanahu wa Ta’ala) sebagaimana tampak dalam layar. Maka keheningan dan keheranan yang luar biasa menghiasi aula dimana ilmuwan tersebut berbicara.

Subhanallah, Maha Suci Allah! Ini adalah salah satu mukjizat dari sekian mukjizat agama yang haq ini! Segala sesuatu bertasbih mengagungkan nama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Akhirnya orang yang bertanggung jawab terhadap penelitian ini, yaitu Profesor William Brown menemui sang ilmuwan muslim untuk mendiskusikan tentang agama yang dibawa oleh seorang Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) sebelum 1400 tahun lalu tentang fenomena ini.

Maka ilmuwan tersebut pun menerangkan kepadanya tentang Islam, setelah itu ia memberikan hadiah Al-Qur’an dan terjemahnya kepada sang profesor.

Selang beberapa hari setelah itu, Profesor William mengadakan ceramah di Universitas Carnegie Mellon, ia mengatakan:

“Dalam hidupku, aku belum pernah menemukan fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini, dan tidak ada seorang ilmuwan pun dari mereka yang melakukan pengkajian yang sanggup menafsirkan apa makna dari fenomena ini.”

“Begitu pula tidak pernah ditemukan kejadian alam yang bisa menafsirinya. Akan tetapi satu-satunya tafsir yang bisa kita temukan adalah dalam Al-Qur’an. Hal ini tidak memberikan pilihan lain buatku selain mengucapkan Syahadatain”

Profesor ini telah mengumumkan Islamnya dihadapan para hadirin yang sedang terperangah. Kemuliaan hanyalah bagi Islam, ketika seorang ilmuwan sadar dari kelalaiannya, dan mengetahui bahwa agama yang haq ini adalah Islam.

*****

( IslamIsLogic.wordpress.com )

Abu Al Zahrawi / ALBUCASIS

Abu Al Zahrawi / ALBUCASIS

Abul Qasim Khalaf ibn al-Abbas az-Zahrawi adalah salah satu pakar di bidang kedokteran pada masa Islam abad Pertengahan. Dia lahir di Madinatuz Zahra’, 936 – 1013 yang dikenal di Barat sebagai Abulcasis. Karya terkenalnya adalah Al-Tasrif, kumpulan praktik kedokteran yang terdiri atas 30 jilid. Abul Qasim lahir di Zahra, yang terletak di sekitar Kordoba, Spanyol. Di kalangan bangsa Moor Andalusia, dia dikenal dengan nama “El Zahrawi”. Al-Qasim adalah dokter kerajaan pada masa Khalifah Al-Hakam II dari kekhalifahan Umayyah. Al-Tasrif berisi berbagai topik mengenai kedokteran, termasuk di antaranya tentang gigi dan kelahiran anak. Buku ini diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerardo dari Cremona pada abad ke-12, dan selama lima abad Eropa Pertengahan, buku ini menjadi sumber utama dalam pengetahuan bidang kedokteran di Eropa. Bidang lain: Surgery, Medicine.

Sang Penemu Gips Era Islam. Abu Al Zahrawi merupakan seorang dokter, ahli bedah, maupun ilmuan yang berasal dari Andalusia. Dia merupakan penemu asli dari teknik pengobatan patah tulang dengan menggunakan gips sebagaimana yang dilakukan pada era modern ini…… Sebagai seorang dokter era kekalifahan, dia sangat berjasa dalam mewariskan ilmu kedokteran yang penting bagi era modern ini.Al Zahrawi lahir pada tahun 936 di kota Al Zahra yaitu sebuah kota yang terletak di dekat Kordoba di Andalusia yang sekarang dikenal dengan negara modern Spanyol di Eropa…….. Kota Al Zahra sendiri dibangun pada tahun 936 Masehi oleh Khalifah Abd Al rahman Al Nasir III yang berkuasa antara tahun 912 hingga 961 Masehi. Ayah Al Zahrawi merupakan seorang penguasa kedelapan dari Bani Umayyah di Andalusia yang bernama Abbas………. Menurut catatan sejarah keluarga ayah Al Zahrawi aslinya dari Madinah yang pindah ke Andalusia.Al Zahrawi selain termasyhur sebagai dokter yang hebat juga termasyhur karena sebagai seorang Muslim yang taat. Dalam buku Historigrafi Islam Kontemporer, seorang penulis dari perpustakaan Viliyuddin Istanbul Turki menyatakan Al Zahrawi hidup bagaikan seorang sufi…….. Kebanyakan dia melakukan pengobatan kepada para pasiennya secara cuma-cuma. Dia sering kali tidak meminta bayaran kepada para pasiennya. Sebab dia menganggap melakukan pengobatan kepada para pasiennya merupakan bagian dari amal atau sedekah. Dia merupakan orang yang begitu pemurah serta baik budi pekertinya………….. Selain membuka praktek pribadi, Al Zahrawi juga bekerja sebagai dokter pribadi Khalifah Al Hakam II yang memerintah Kordoba di Andalusia yang merupakan putra dari Kalifah Abdurrahman III (An-Nasir). Khalifah Al Hakam II sendiri berkuasa dari tahun 961 sampai tahun 976………… Dia melakukan perjanjian damai dengan kerajaan Kristen di Iberia utara dan menggunakan kondisi yang stabil untuk mengembangkan agrikultur melalui pembangunan irigasi. Selain itu dia juga meningkatkan perkembangan ekonomi dengan memperluas jalan dan pembangunan pasar.Kehebatan Al Zahrawi sebagai seorang dokter tak dapat diragukan lagi………… Salah satu sumbangan pemikiran Al Zahrawi yang begitu besar bagi kemajuan perkembangan ilmu kedokteran modern adalah penggunaan gips bagi penderita patah tulang maupun geser tulang agar tulang yang patah bisa tersambung kembali. Sedangkan tulang yang geser bisa kembali ke tempatnya semula. Tulang yang patah tersebut digips atau dibalut semacam semen………. Dalam sebuah risalahnya, dia menuliskan, jika terdapat tulang yang bergeser maka tulang tersebut harus ditarik supaya kembali tempatnya semula. Sedangkan untuk kasus masalah tulang yang lebih gawat, seperti patah maka harus digips.Untuk menarik tulang lengan yang bergeser, Al Zahrawi menganjurkan seorang dokter meminta bantuan dari dua orang asisten. Kedua asisten tersebut bertugas memegangi pasien dari tarikan……… Kemudian lengan harus diputar ke segala arah setelah lengan yang koyak dibalut dengan balutan kain panjang atau pembalut yang lebih besar. Sebelum dokter memutar tulang sendi sang pasian, dokter tersebut harus mengoleskan salep berminyak ke tangannya. Hal ini juga harus dilakukan oleh para asisten yang ikut membantunya dalam proses penarikan. Setelah itu dokter menggerakan tulang sendi pasien dan mendorong tulang tersebut hingga tulang tersebut kembali ke tempatnya semula………… Setelah tulang lengan yang bergeser tersebut kembali ke tempat semula, dokter harus melekatkan gips pada bagian tubuh yang tulangnya tadi sudah dikembalikan. Gips tersebut mengandung obat penahan darah dan memiliki kemampuan menyerap. Kemudian gips tersebut diolesi dengan putih telur dan dibalut dengan perban secara ketat. Setelah itu, dengan menggunakan perban yang diikatkan ke lengan, lengan pasien digantungkan ke leher selama beberapa hari………. Sebab jika lengan tidak digantungkan, maka lengan terasa sakit karena masih lemah kondisinya. Sesudah kondisi lengan semakin kuat dan membaik, maka gantungan lengan ke leher dilepaskan. Jika tulang yang bergeser itu sudah benar-benar kembali dalam posisi semula dengan baik dan sudah tidak terasa begitu sakit lagi maka buka semua balutan termasuk gips yang membalut tangan pasien……..          Tetapi jika tulang yang bergeser tersebut belum sepenuhnya pulih atau kembali ke tempat semula secara tepat, maka perban maupun gips yang membalut lengan pasien harus dibuka. Lalu lengan pasien dibalut lagi dengan gips dan perban yang baru setelah itu dibiarkan selama beberapa hari hingga lengan pasien benar-benar sembuh total.Salah satu karya fenomenal Al Zahrawi merupakan Kitab Al-Tasrif. Kitab tersebut berisi penyiapan aneka obat-obatan yang diperlukan untuk penyembuhan setelah dilakukannya proses operasi…………. Dalam penyiapan obat-obatan itu, dia mengenalkan tehnik sublimasi. Kitab Al Tasrif sendiri begitu populer dan telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa oleh para penulis. Terjemahan Kitab Al Tasrif pernah diterbitkan pada tahun 1519 dengan judul Liber Theoricae nec non Practicae Alsaharavii……….. Salah satu risalah buku tersebut juga diterjemahkan dalam bahasa Ibrani dan Latin oleh Simone di Genova dan Abraham Indaeus pada abad ke-13. Salinan Kitab Al Tasrif juga juga diterbitkan di Venice pada tahun 1471 dengan judul Liber Servitoris. Risalah lain dalam Kitab Al Tasrif juga diterjemahkan dalam bahasa Latin oleh Gerardo van Cremona di Toledo pada abad ke-12 dengan judul Liber Alsaharavi di Cirurgia. Dengan demikian kitab karya Al Zahrawi semakin termasyhur di seluruh Eropa……….. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya karya Al Zahrawi tersebut bagi dunia. Kitabnya yang mengandung sejumlah diagram dan ilustrasi alat bedah yang digunakan Al Zahrawi ini menjadi buku wajib mahasiswa kedokteran di berbagai kampus-kampus.Al Zahrawi menjadi pakar kedokteran yang termasyhur pada zamannya. Bahkan hingga lima abad setelah dia meninggal, bukunya tetap menjadi buku wajib bagi para dokter di berbagai belahan dunia. Prinsip-prinsip ilmu pengetahuan kedokterannya masuk dalam kurikulum jurusan kedokteran di seluruh Eropa.

« Older entries